Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Hal Yang Harus Diketahui Bumil Sebelum Melahirkan

Masa pandemi belum berakhir, sementara proses kehidupan harus tetap berjalan dan tidak boleh berhenti, termasuk ibu melahirkan.

Proses melahirkan bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan berbagai persiapan, terutama saat wabah pandemi corona ini masih terjadi.

Ibu Melahirkan; Foto, Istimewa



Dilansir dari detik.com, Sebelum melahirkan, banyak berbagai hal yang harus dipersiapkan agar ibu dan bayinya terhindar dari risiko penyebaran virus Corona. Untuk itu, sebagai persiapan diri sebelum melahirkan di masa-masa pandemi virus Corona, berikut 5 hal pokok yang perlu Bumil ketahui.

#1 Melakukan Prosedur Penjagaan

Kehamilan sendiri, secara alamiah berpotensi menyebabkan imunitas Bumil menurun yang membuat ibu hamil menjadi rentan terinfeksi virus. Beberapa penelitian juga kerapkali menyebut ibu hamil memiliki risiko mengembangkan komplikasi yang diakibatkan COVID-19.

Para tim ahli yang tergabung dalam POGI menjelaskan perlunya konsultasi ke spesialis obstetri dan spesialis yang terkait untuk menjalankan skrining antenatal, perencanaan persalinan Bumil dalam mencegah penularan Corona. Menjelang persalinan, biasanya Bumil akan lebih sering mengunjungi dokter.

Beberapa langkah proteksi yang bisa diupayakan selama di luar rumah adalah:

  • Sebisa mungkin untuk menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
  • Menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter selama berada di luar rumah.
  • Menggunakan masker kesehatan
  • Cuci tangan Anda dengan air dan sabun minimal selama 20 detik. Usahakan penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya memiliki kandungan alkohol 70 persen hanya jika air sabun tidak tersedia.
  • Hindari menyentuh hidung, mata, dan mulut menggunakan tangan yang belum dicuci.

#2 Memilih Tempat Bersalin Yang Tepat

Pilihan tempat bersalin baik rumah sakit, klinik, atau di rumah sendiri punya risiko dan manfaat masing-masing. Akan tetapi di masa pandemi COVID-19 ACOG meyakini bahwa tempat paling aman untuk melahirkan adalah rumah sakit atau klinik bersalin terakreditasi.

Hal ini dengan mempertimbangkan kemungkinan berbagai masalah yang bisa timbul dalam masa persalinan. Selain itu, klinik, dan juga rumah sakit memiliki alat dan fasilitas bersalin yang lebih memadai sehingga akan lebih cepat tertangani apabila timbul masalah komplikasi.

Tentunya setiap wanita hamil memiliki hak untuk menentukan pilihan di mana dia akan melahirkan. Tetapi sangat penting untuk mengambil keputusan dengan risiko yang paling rendah terutama dengan penyebaran virus Corona seperti saat ini.

#3 Lakukan Tes rapid atau swab Sebelum HPL

“Tes ini wajib dilakukan oleh ibu hamil dan yang orang yang akan mendampingi persalinan. Jika sebelumnya pernah dilakukan tes tapi sudah melewati masa dua pekan, maka wajib dites lagi,” ujar dr Triani Ismella, SpOG dari Rumah Sakit Pusat Pertamina dikutip dari HaiBunda.

#4 Menentukan Metode persalinan

POGI menyebut sampai detik ini belum ada bukti kuat secara klinis buat merekomendasikan salah satu metode persalinan, jadi persalinan berdasarkan indikasi obstetri dengan mempertimbangkan keinginan ibu dan keluarga.

Metode operasi caesar biasanya hanya diwajibkan bagi bumil dengan masalah gangguan respirasi yang membutuhkan persalinan dengan segera atau infeksi herpes genital, HIV, atau masalah kehamilan dengan posisi janin yang tidak normal.

#5 Meminimalisir Pendamping Persalinan

Upaya untuk meminimalisir risiko tertular COVID-19 bagi ibu hamil adalah meminimalkan jumlah anggota keluarga yang menjadi pendamping di ruang bersalin. Hanya satu pendamping, baik suami atau anggota keluarga lain yang akan menemani pasien.

Orang yang menemani pun harus diinformasikan mengenai risiko penularan dan disarankan memakai APD yang sesuai protokoler saat menemani pasien.

Demikianlah informasi tentang Lima Hal Yang Harus Diajalani Oleh Bumil sebelum melahirkan, semoga bermanfaat, dan Anda beserta sang bayi selamat.